Gubernur Mirza Minta Kapolda Baru Kawal Pembangunan dan Perkuat Pelayanan Masyarakat

Rawnews.co.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menitipkan empat agenda strategis kepada Kapolda Lampung yang baru, Brigjen Pol. Yustan Alpiani. Agenda tersebut mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pengawalan pembangunan daerah, dukungan terhadap program prioritas pemerintah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pesan itu disampaikan Mirza dalam acara pisah sambut Kapolda Lampung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat malam.

Menurut Mirza, stabilitas keamanan merupakan fondasi penting bagi kelancaran pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Empat Agenda Strategis untuk Kapolda Baru

Empat agenda yang dititipkan Gubernur Lampung kepada Yustan Alpiani meliputi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pengawalan program prioritas daerah, dukungan terhadap program pemerintah pusat, serta peningkatan pelayanan publik yang cepat dan akuntabel.

Keempat agenda tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara Polda Lampung dan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Mirza menekankan bahwa kepolisian memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.

Infrastruktur Jalan hingga Ketahanan Pangan Jadi Perhatian

Selain keamanan, Mirza menyoroti sejumlah tantangan pembangunan di Lampung, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penguatan ketahanan pangan, hingga hilirisasi komoditas unggulan.

Menurutnya, jalan provinsi sepanjang sekitar 1.700 kilometer memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memperlancar konektivitas antardaerah sekaligus menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

Di sektor pangan, Mirza mengapresiasi kontribusi kepolisian dalam mendorong pengembangan komoditas jagung di Lampung.

Ia menyebut luas lahan jagung bertambah hampir 70 ribu hektare. Perkembangan tersebut, menurutnya, turut mendorong posisi Lampung naik dari peringkat kelima menjadi ketiga sebagai produsen jagung nasional.

Dukungan terhadap sektor pangan dan pembangunan daerah diharapkan terus berlanjut melalui koordinasi lintas instansi.

Apresiasi untuk Kapolda Sebelumnya

Dalam kesempatan yang sama, Mirza menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Lampung sebelumnya, Irjen Pol. Helfi Assegaf, atas kontribusinya dalam menjaga kondusivitas keamanan dan menangani berbagai persoalan hukum selama bertugas di Lampung.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah penanganan konflik pertanahan. Helfi menyebut penyelesaian perkara pertanahan yang menjadi perhatian telah mencapai sekitar 50 persen, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 45 persen.

Helfi juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat atas dukungan serta kerja sama selama dirinya menjalankan tugas di Lampung.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru.

Kapolda Baru Janjikan Pelayanan Humanis

Sementara itu, Kapolda Lampung Brigjen Pol. Yustan Alpiani menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pelayanan kepolisian yang optimal dan humanis.

Menurut Yustan, fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman masyarakat akan terus diperkuat agar kepolisian semakin mudah diakses dan mampu merespons kebutuhan masyarakat.

Sebagai salah satu upaya, Yustan berencana menyediakan nomor telepon khusus yang dikelola staf untuk menampung keluhan masyarakat sekaligus mempermudah komunikasi dengan kepolisian.

Rencana tersebut diharapkan dapat membuka saluran komunikasi yang lebih mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan maupun persoalan yang membutuhkan perhatian kepolisian.

Sinergi Jadi Kunci Pelaksanaan Agenda

Pergantian kepemimpinan di Polda Lampung menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Empat agenda yang dititipkan Gubernur menjadi tantangan bagi kepemimpinan baru untuk menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ke depan, keberhasilan agenda tersebut akan bergantung pada pelaksanaannya di lapangan, termasuk sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaat dari peningkatan keamanan, dukungan terhadap pembangunan, dan pelayanan kepolisian yang lebih responsif.(raw).

Related posts

Leave a Comment